Pendidikan

PENDIDIKAN

Apa itu Pendidikan?

“Memanusiakan manusia” Paolo Freire

”Menuju sistem sosial yang lebih baik” Jhon Dewey

”Proses menuju kondisi ideal”

Definisi

Paolo Freire, mengatakan bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia. Jhon Dewey, mengatakan pendidikan adalah sebuah proses menuju sistem sosial yang lebih baik. Kedua defenisi diatas menyatakan bahwa pendidikan itu sebuah proses. Selain pendidikan sebagai proses, kedua definisi menyatakan bahwa ada hubungan antara pendidikan, manusia, dan masyarakat.

Manusia adalah mahluk berpikir. Manusia akan menggunakan pikirannya untuk memahami alam dan lingkungan sekitarnya. Buah dari pikiran yang berbeda-beda akan membentuk nilai yang akan di transfer kepada orang lain atau sekelompok orang. Segala bentuk perubahan akan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Jadi, Pendidikan adalah proses pencarian dan transfer nilai di dalam masyrakat, yang dilakukan agar terjadi perubahan di masyarakat kearah yang lebih baik.

Defenisi pendidikan memberi insfirasi untuk berpikir bahwa ”Pendidikan tidak lepas dari masyarakat”. Melihat kenyataan, ada pergeseran nilai nilai pedidikan. Belajar seharusnya untuk mengerti, bukan mengejar nilai (nilai hanya gambaran dari sedikit pemahaman). Kembali ke definisi pendidikan (menuju kondidi ideal), pendidikan seharusnya membawa manusia ketingkatan yang lebih tinggi. Perhatikan hirarki kebutuhan mashlow diatas ini.

Level I Physciological Needs

Level II Safety Needs

Level III Social Needs

Level IV Esteem Needs

Level V Self-Actualization

jika pendidikan hanya membawa manusia ketingkat Phycilogical (sandang, pangan), maka pendidikan gagal mengemban defenisi diatas. Jika pendidikan hanya menjangkan uang, kata pendidikan tidak seharusnya ada. Pendidikan seharusnya membawa manusia ke tingkat tertinggi (Self-Actualization). Manusia membutuhkan keamanan, keluarga, dan penghargaan, namun tidak cukup sampai di situ.. Simpanse sebagai perwakilan dari hewan telah memenuhi kebutuhan sandang, pangan, keamanan, keluarga, dan penghargaan. Jika manusia tidak mencapai tingkat aktualisasi, apa yang membedakan kita dengan hewan?. Sudah layak dan pantas manusia menjangkau tingkat akualisasi diri. Apa yang membawa kita kesana? Jawaban singkat dan tepat yaitu ”Pendidikan”. Saat manusia mencapai tingkat tertinggi dari tingkatan diatas, Pendidikan telah berhasil mengemban definisi pendidikan.

Pendidikan versi Pendidik VS Pendidikan versi Terdidik

Pembelajaran seharusnya belangsung dua arah antara pendidik dan terdidik. Pengajaran tradisional berprinsip bahwa pendidik mengajarkan materi kepada siswa dengan satu arah. Di Indonesia ada fenomena baru tentang pendidikan. Pendidikan tidak lagi memberikan relasi antara terdidik dan pendidik. Masing – masing berjalan sendiri sesuai keinginan, bukan kebutuhan. Seharusnya apa yang dilakukan dalam pendidikan harus sesuai kebutuhan.

& Komentar


Tinggalkan Balasan