Februari 22, 2009

Pariwisata Samosir

“Pariwisata bukanlah emas

yang berhaga dimanapun ditempatkan,

melainkan bangunan

yang dapat dibangun dan harus dipelihara.”

Jika harus menggambarkan hidup sekarang dengan satu kata meyoritas masyarakat akan memilih SUSAH. Menggambarkan hidup dengan susah bukan tanpa alasan. Banyaknya pengangguran, kriminal yang tinggi, sulitnya mendapat pekerjaan, dan tingginya angka kemiskinan menjadi alasan utama menggambarkan hidup dengan susah. Bahkan, orang yang berpendidikan tinggi ketakutan menghadapi tantangan jaman.

Usaha mengatasi masalah diatas terus dilakukan walapun belum dapat menyelesaikan. Salah satu solusi yang tepat adalah Pariwisata. Dengan adanya parawisata akan memberikan pengaruh besar pada kehidupan masyarakat. Perkebangan pariwisata akan mempengaruhi mulai dari pola pikir masyarakat hingga ekonomi masyarakat.

Pariwisata bukanlah emas yang selalu berharga dimanapun ditempatkan melainkan bangunan yang dapat dibangun dan harus dipelihara. Pembangunan dan pemeliharaan pariwisata merupakan tantangan besar karena menyangkut kebiasaan masyarakat dan membutuhkan dana. Selain itu, tantangan besar dalam membangun pariwisata dikarenakan pariwisata merupakan pembangunan jangka panjang. Sedangkan alasan memilih pariwisata bukan tanpa potensi. Potensi utama dalam pariwisata adalah pariwisata dapat di kembangkan.

Februari 22, 2009

Hari yang indah

setiap langkah meninggalkan jejak langkah,

jejak itu memberi pengalaman

pengalaman mengukir pemahaman

pemahaman itu akar kehidupan

……………………………………..

berjalan menelusuri rahasia alam semesta

rahasia meninggalkan pemikiran

pemikiran menuliskan kesuksesan

kesuksesan sejati merupakan makna hidup ku

……………………………………….

apa yang ku cari?

aku hanya mencari “MAKNA HIDUP”

Februari 22, 2009

Buat adik ku

Buat orang yang ku anggap pernah mendengarkan apa yang ku ucapkan

1. Maswin Turnip

2. Sius Dabukke

3. Dina

4. Adi Simanjorang

5. Gunawan Damanik

6. Mikawan Turnip

7. Redi Simarmata

8. anak SMA se kabupaten Samosir

9. Atau siapapun

Belajar itu, dimana pun

Tempat yang kita suka atau tidak

Tempat yang baik atau buruk

Tempat panas atau dingin

Belajar itu, kepada siapapun

Orang yang kita suka atau tidak

Saudara atau musuh

Wanita atau pria

Tua atau muda

Belajarlah walaupun tidak mengerti

Bertarunglah walaupun mesti kalah

Terbanglah walupun harus terjatuh

Berusahalah walaupun mustahil

Februari 22, 2009

Leadership

LEADERSHIP

Pada umumnya setiap kegiatan memiliki suatu tujuan yang semestinya, baik secara perorangan maupun kelompok. Sebagian dari tujuan tersebut disebut visi. Sebagai bagian terpenting dari visi terdapat suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan yang disebut misi. Jika kegiatan itu dilakukan seseorang, tentu tolak ukur dan kegiatan itu akan di tentukan dirinya sendiri. Jika kegiatan dilakukan sekelompok orang, tentunya tolak ukur keberhasilan dan kegiatannya akan ditentukan kelompok tersebut. Lalu, apa hubungannya dengan “Leadership”? Visi dan misi seseorang atau kelompok dapat saya pandang sebagai sebuah meja. Leadership dapat saya pandang sebagai kaki pada meja tersebut. Pada analogi tesebut di gambarkan bahwa, tanpa leadership visi dan misi tidak akan sempurna. Di sisi lain, leadership adalah masalah eksistensi pemimpin. Apa yang di butuhkan seorang pemimpin untuk menjamin exsistensinya? Yang menjadi dasar seorang pemimpin adalah spiritualitas, sikap, skills, dan kemampuan. Spiritualitas merupakan kesediaan dan kemampuan menggali makna dari kenyataan-kenyataan. Sikap seorang pemimpin yaitu manusia pembelajar dan menolak hidup tanpa makna, membagungu suatu organisasi melalui kombinasi kerendahan hati dan pribadi yang professional, memiliki jiwa entrepreneur (tidak berbuat minimalis), dan selalu proaktif dan Inovatif. Keterampilan yang dimaksud adalah dapat melakukan pendekatan terhadap system dalam komdisi apapun dan memiliki sesitivitas yang sangat peka terhadap lingkungannya. Kemampuan yang harus dimiliki seperti mampu berkomunikasi dengan baik, mampu mengambil keputusan, kemampuan manajemen, kemampuan bekerja sama, dan mampu mengotrol system dengan baik.

Leadership adalah usaha untuk mencapai visi dan misi dengan menggunakan dan mengembangkan spiritualitas, sikap, skills, dan kemampuan.

Februari 22, 2009

GIVE MORE AND EXPECT LESS

GIVE MORE AND EXPECT LESS

Peradaban tidak pernah maju jika orang tidak pernah berbuat lebih

Kenyatan tradis yang terjadi menghentikan masa depan yang baik

Pendidikan di bangsaku cenderung hanya transformasi atau doktrin belaka

Pendidikan seharusnya adalah pembelajaran

Pendidikan seharusnya belajar dua arah

Pendidikan seharusnya pengembagan

Hanya orang yang berbuat lebihlah yang menjadi fajar bagi negeriku

Tuhan Maha Adil

Keyakinan yang selalu aku ikuti

Ketika aku berbuat lebih,

Hanya mendapatkan lebihlah keadilan itu

Berharap lebih dan berharap sedikit

Tidak akan merubah apa yang akan di peroleh

Hanya berbuat lebihlah yang akan menentukan hasil

Ketika berharap banyak dan hasil tidak sesuai yang diharapkan

Kegagalan, mengeluh, rasa percaya diri yang menurun, akan menyerang hingga denyit nadi

Ketika berharap banyak dan hasil sesuai yang diharapkan

Merupakan hal yang wajar-wajar saja

Ketika berharap sedikit dan hasil tidak sesuai yang diharapkan

Bijaksana, belajar, mental yang lebih baik, akan tumbuh di hati dan pikiran

Ketika berharap sedikit dan hasil sesuai yang diharapkan

Kebanggaan, syukur, percaya diri, akan menjadi batin

Pilih mana?

Berharap lebih atau berharap sedikit?

”Aku memilih berbuat lebih dan berharap sedikit”