<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>TURNIP FAJAR BARU INDONESIA</title>
	<atom:link href="http://turnipfbi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://turnipfbi.wordpress.com</link>
	<description>selalu lebih baik tanpa batas</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Nov 2011 04:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='turnipfbi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c14fa28b51d71c11c9b58070088e1a8f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>TURNIP FAJAR BARU INDONESIA</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://turnipfbi.wordpress.com/osd.xml" title="TURNIP FAJAR BARU INDONESIA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://turnipfbi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SURAT UNTUK KSATRIA</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/10/01/surat-untuk-ksatria/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/10/01/surat-untuk-ksatria/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 00:34:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[[Jangan di baca kalau tidak mau membaca sampai tuntas] “Peluang tuan tahah sukses lebih kecil dari peluang pendatang sukses” Apa anda pernah dengar Tungga ni Huta, tungga ni hura merupakan pendiri /penerus dari huta. Huta itu suatu daerah yang di buat orang batak sebagai himpunan dari beberapa rumah. Missal, a memiliki sebidang tanah, kemudian membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=280&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
</strong></p>
<p>[Jangan di baca kalau tidak mau membaca sampai tuntas]</p>
<p><em>“Peluang tuan tahah sukses lebih kecil dari peluang pendatang sukses”</em></p>
<p>Apa anda pernah dengar Tungga ni Huta, tungga ni hura merupakan pendiri /penerus dari huta. Huta itu suatu daerah yang di buat orang batak sebagai himpunan dari beberapa rumah. Missal, a memiliki sebidang tanah, kemudian membuat parik (benteng yang di bentuk dari tanah), lalu menanami bambu di atas parit tersebut. Luas daerah yg di benteng tersebut biasnya muat 14 sampai 18 rumah.  Itulah yang di sebut huta. Biasanya, huta tersebut juga memiliki habong ni hutang, yaitu suatu daerah di sekeliling huta tersebut untuk di gunakan oleh orang yang tinggal di huta tersebut. Jadi, <strong>mendirikan huta tidaklah muda, seseorang harus memiliki tanah yang luas</strong>, tempat rumahnya di tambah habong ni huta untuk tempat bercocok tanam. Pendiri huta tersebutlah yang di sebut tungga ni huta. Kemudian, jika pendiri huta tersebut meninggal, tungga ni huta akan di pegang anaknya, dan jika anaknya tidak tinggal di situ, tahtah tungga ni huta akan jatuh ke orang terdekat dari pendiri huta yang tinggal di huta tersebut. Tungga ni huta biasanya dermawan, bersedia membagikan tanahnya ke orang yang tinggal di huta yang dia bangun. Tetapi ketika seserang tersebut pindah ke kota, atau keluar dari huta tersebut, tanah yang dulu di berikan kembali ke tungga ni huta. Akibatnya, tungga ni huta selalu tuan tanah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam 8 tahun terakhir, saya pulang kampung ke samosir mengunjungi orang tua saya. Ya, saya kira kira pulang sebanyak 10 kali. Alasan kepulangan saya macam macam, ada karena libur semester terlalu lama, ada karena pesta, dan ada karena perang saudara. Perang saudara di sini, tidaklah ekstrim. Perang saudara di sini adalah perkara tanah. Sering terjadi gugat mengggugat. Setia orang berusaha mengkleim, ini tanah saya. Dan saya sebagai “pangeran” alah… biasanya turun untuk menyelesaikan.</p>
<p>Anda mau tau cara menyelesaikan?</p>
<p>Malam sebelum rapat di desa. Saya datangi rumah orang yang mengkleim tanah sambil membawa pisau, dan sebagai kalimat pengantari pisaunya “<strong>hu hariar ma butuha mi</strong>” (ku putar2lah pisau ini di dalam perutmu). Dan nyali orangnya akan ciut, akibatnya ketika besok rapat di desa, dia akan mengalah. Apa anda percaya? Kalau percaya, saya berhasil membohongi anda. Saya tidak se ekstrim itu kali…</p>
<p>Cara menyelasaikannya biasnya, mengadakan diskusi, mengundang semua raja raja adat, natua tua, kemudian mencari saksi tentang siapa pemilik tanah tersebut. Kemudian berdamai, jika tidak bisa akan di lanjutkan ke pihak yang berwajib. Maklumlah, tanah di samosir kebanyakan belum memiliki surat tanah, itu yang menyebabkan sering perkara tanah. MUNGKIN INI PR BUAT EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF DI SANA, tapi <strong>sepertinya tidak bisa berharap banyak kepada mereka</strong>. Kita hanya bisa menunggu generasi mendatang yang lebih baik, generasi yang tanpa KKN. Ya sudahlah, membahas itu terlalu berat nampaknya….</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena sering menghadapi masalah seperti itu, saya kemudian bertanya, kenapa sering terjadi? Dan apa solusinya?. Kesimpulan saya mengarah kepada “<strong>perbedaan ke adaan ekonomi</strong>”, lalu kenapa?</p>
<p>“<em>“Peluang tuan tahah sukses lebih kecil dari peluang pendatang sukses”</em></p>
<p>Missal keluarga A merupakan keluarga tuan tanah. Mereka kemudian bertani, dan jika mereka ingin pendapatan yang lebih, mereka tinggal membuka lahan baru. Ini seperti kejadian di amerika jaman dulu. Mereka tidak kesulitan membuka lahan baru. Berbeda dengan keluarga A, keluarga B tidak memiliki tanah yang luas, mereka termasuk pendatang di bandingkan dengan A. akibatnya, untuk memperoleh pendapatan lebih, mereka harus rajin mengurus kebun mereka, mengatur pupuk yang pas, membersihkan rumput rumput di kebun. Mereka tidak dapat menambah kebun, sebab mereka tidak punya tanah. Ini mirip seperti kejadian di china, korea, jepang jaman dulu. Mereka kerja lebih keras.  Jika di amati beberapa tahun kemudian, keadaan ekonomi telah berubah, keadaan ekonomi keluarga B akan lebih baik di banding keluarga A. Ini menimbulkan kecemburuan. A merasa, <strong>kita tuan tanah disini, kenapa mereka yang lebih kaya?,</strong> hal ini bertahan dalam pikiran A. Kemudian, ketika B mempunya sedikit kesalahan terhadap A, baik dalam cara berbicara, cara berjalan, dan sebagainya. A akan emosi, dan akan membuat masalah dengan B. kemudian, A menelusuri, bahwa tanah yang di miliki B di berikan oleh orang tua, atau oppung mereka. A akan menarik kembali tanah tersebut. Itulah perkara. Apakah masuk akal?</p>
<p>Sebelumnya saya menulis “<strong>sepertinya tidak bisa berharap banyak kepada legislatif dan eksekutif sekarang</strong>” ya, mereka tidak tau masalah seperti ini, bagaimana mungkin mereka dapat menyelesaikan. Mereka kebanyakan hanya hasil politik praktis, money politic dan lewat tol. Ya, coba bayangkan, anda selalu lewat jalan tol, apakah anda akan melihat macet di sana, apakah ada pedagang kaki lima di tol? Tidak.</p>
<p>Ketika saya kuliah, dosen saya pernah bilang, General manager garuda itu selalu penumpang, bukan pilot. Itu supaya dia tau pelayanan terbaik, lalu</p>
<p><strong>Samosir butuh legislatif dan eksekutif yang lahir dan besar dari masalahan disana, sehingga mempunyai solusi.</strong></p>
<p>Lalu, apakah semudah itu? Tidak teman, data dari <strong>BIT (Bandan Intelijen Turnip)</strong> hhh untuk jadi legislatif, atau eksekutif harus kaya. Ketika pun ada orang yang benar benar memiliki kemampuan dan mau duduk di legislatif dan eksekutif, masyarakat tidak akan percaya. Mereka lebih tertarik dengan uang 50.000 atau 100.000. Jangan salahkan mereka, kalau kita jadi mereka, saya yakin akan memilih hal yang sama</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Lalu, apakah kita harus putus asa? Pesimis?</strong></p>
<p><strong>Oh, tidak bisa…</strong></p>
<p>Kita masih punya satu solusi, ini seperti solusi tunggal di persamaan matematika, KITA tunggu generasi ksatria yang mau bertarung fair play. Saya yakin, legislatif dan eksekutif mendatang pasti dari antara orang yang baca notes ini. Anda harus berjanji fair play. Kalau anda juga sama dengan generasi sekarang, <strong>siallah</strong></p>
<p>Anda harus ingat kalimat tadi</p>
<p>“ hu hariar ma buttuha mi”…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk anda ksatria,</p>
<p><strong><em>“Kalau kita terlahir untuk berbenturan dengan masalah, itu bukan salah kita, tetapi kalau kita mati meninggalkan masalah, itu salah kita”</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk anda tukang angkat keper, menunggu jatah, pelanggan jalan tol</p>
<p>Ada saatnya tidak ada lagi koper yang anda angkat angat,</p>
<p>Ada saatnya jalan tol buat anda di tutup</p>
<p>Ada satnya anda bertemu ksatria</p>
<p>Jangan sampai aku harus mengunjungimu di lembaga TIPIKOR,</p>
<p>Kalaupun, saya harus mati sebelum menghentikan kebobrokan itu</p>
<p>Saya akan minta tidak massuk surga</p>
<p>Saya akan memilih jadi hantu</p>
<p>Hantu yang menemu imu…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan jika Tuhan tidak mengijinkan,</p>
<p>Aku akan memimta untuk terlahir sebagai ksatria baru</p>
<p>Mungkin kau sudah mati di sana</p>
<p>Tetapi aku tulis</p>
<p>1000 koruptor samosir</p>
<p>Anda tau,</p>
<p>Anak cucumu akan malu….</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi, cepat cepatlah bertobat kawan…</p>
<p>Anakmu tidak akan bangga dengan harta yang kau tingalkan</p>
<p>Mereka bangga dengan nama baikmu</p>
<p>Berhentilah</p>
<p>Please</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Perjalanan Ksatria</strong></p>
<p>Sebut saja mereka ksatria, mereka lahir dari tengah tengah keluarga sederhana. Mereka tidak lahir di rumah sakit, atau di klinik seperti pengalaman anak anak pada umumnya. Mereka lahir di bantu seorang dokter didikan alam, sebut saja mereka sibaso. Terkadang, ayah mereka tidak mengetahui kelahiran mereka. Ada ayah yang sedang bertani, atau mungkin sedang manjaha (membaca). Manjaha di sini tidak seperti yang kalian bayangkan, manjaha di sini adalah membaca kartu. Sebutlah marleng (main remi). Seperti orang orang <strong>Sparta</strong> jaman dulu, hanya orang orang kuatlah yang bertahan hidup. Sebagian mati, karena penyakit ringan. Saat dalam kandungan, tidak ada pengecekan rutin setiap minggu untuk ksatria ini. Tidak hanya karena kemiskinan, kesadaran akan pentingganya kesehatan yang rendah mempengaruhi seleksi alam tersebut. Fasilitas rumah sakit yang terbatas juga menyebabkan mereka tidak lahir di rumah sakit. Ya, hidup mereka tergantung dokter didikan alam (si baso). Bayi yang masih bertahan hidup itulah calon ksatria masa depan. Dan yang mati, biarlah mereka lebih santai di surga.</p>
<p>Para ksatria memasuki play group. Play group tempat ksatria berbeda dari apa yang ada di kota atau di luar negri sana. Mereka belajar dari alam, mereka berguru dari pengalaman sehari hari. Mereka takut jatuh setelah terjatuh. Itulah pelajaran di hari pertama ksatria. Mereka tidak di didik untuk menghitung 1 + 1, tetapi mereka mengetahui berapa jumlah ternak yang mereka. Ya, bereka belajar “<strong>mandiri</strong>”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/314411_233750436673267_100001149363515_642604_1256338507_n.jpg" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada tahap ini, ksatria telah lulus ply group tanpa sebuah ijasah dan bersiap masuk ke sekolah dasar. Ksatria sengajah di pilih guru terbaik negri ini. “terima kasih mendiknas, anda telah memberikan kami guru terbaik, mereka mengajarkami hanya sekali dalam 1 bulan”. Ujar ksatria. Hal positif dari kemalasan guru ksatria “ <strong>ksatria memiliki waktu bermain terbanyak di seluruh sekolah di dunia</strong>”</p>
<p>Setelah pulang sekolah, ksatria membantu orang tua mereka. Ada yang membantu mengurus ternak, ada yang mengurus kebun, dan ada yang bertugas menjaga adik kecil mereka.</p>
<p>Pelajaran mereka hari ini <strong>“tanggung jawab, kerja keras, dan bermain”.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><img src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/303797_233751110006533_100001149363515_642606_1018394958_n.jpg" alt="" /></p>
<p>Rumah ksatria ke SLTP cukup jauh. Ada yang memili nge kost, ada juga yang memilih tetap pulang kerumah orang tua. Untuk pulang mereka harus menempuh perjalanan sekitar 20 kilometer. Untunglah, 10 kilo meter masih ada bus. Dan hanya 10 kili meter di tempuh dengan jalan kaki. Perjalan menanjak seperti gambar di samping menjadi pengalaman sehari hari meraka. Sekarang, apakah anda percaya mereka memiliki otot yang kuat?</p>
<p>Bagi mereka yang memih nge kost, mereka membantu ibu kost mereka, dan sebagian bekerja di toko bangunan, sebut saja markenek. Jadi, tidak masalah dia nge kost atau pulang, otot mereka tidak berbeda. Lalu, apa pentingnya otot untuk ksatria? Toh merek tidak hidup untuk perang dengan senjata, mereka di persiapkan menggunakan otak. Saya berikan anda sedikit kalimat “bilangan imaginer jauh lebih banyak dari bilangan real”. Apa ada mengerti? Sudahlah, saya kasih yang lebih sederhana saja. “lebih banyak yang tidak terlihat dari yang terlihat” loh hubungannya apa?</p>
<p>Sekilas, otot yang mereka latih tidak memiliki hubungan dengan otak, itulah yang terlihat. Tetapi ada yang tidak bisa anda lihat, pada saat mereka melatih otot, mereka sedang sedang mendefinisikan apa itu hidup. Hudup itu keras, kerja keras adalah satu satunya untuk bertahan. Mereka sekarang mengingat kembali pelajaran mereka waktu SD. Jadi, dalam mata pelajaran “kerja keras” mereka telah di level II. Ke gunaan pelajaran kerja keras akan di jelaskan kemudian. Di sisi lain, saat mereka nge kost, mereka belajar optimasi. (optimasi adalah mata kuliah sarjana di jurusan matematika). Mereka harus melakukan optimisasi keuangan mereka selama tinggal di kost. Bagi mereka yang memilih pulang ke rumah, mereka belajar teori graff (teori graff merupakan mata kuliah sarjana di jurusan matematika juga). Teori graff mereka gunakan menentukan mana jalan terpendek untuk sampai rumah. Sama seperti pelajaran kerja keras, baik mereka pilih nge kost atau pulang ke rumah orang tua, mereka tetap memiliki dasar matematika yang bagus untuk selanjutnya di kembangkan di USU, di ITB, atau di MIT. Jadi, jangan heran bertemu kstatria yang kemampuan eksaknya bagus. Selain kerja <strong>keras jilid 2, dan dasar matematika,</strong> ksatria memiliki pelajaran terakhir di tahap ini. Yaitu mata pelajaran “<strong>cara beradaptasi</strong>”. “si dapot solup do na ro, di situ bumi di pijak di situ langit di junggung”, peribahasa ini tidak lah mengada ada. Ksatria sekolah di lingkungan orang lain, satu satunya pilihan adalah “beradaptasi”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/318746_233753280006316_100001149363515_642613_1939301167_n.jpg" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ksatria sekarang memasuki SMA. Di sini mereka pelajaran mereka tidak berbeda dengan ketika duduk di SLTP, mereka hanya memperdalam pelajaran selumnya. Ups… saya lupa, foto di atas menggambarkan perjalanan mereka pulang ke rumah. Bus mewah seperti berkeliling di singapura. Ada lantai satu ada lantai dua. Apakah keselamatan penting? Penting sih, Cuma… mereka memiliki otot yang bagus, jatuh dari mobil itu terlalu menggangulah…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inilah nilai rapot ksatria setelah lulus sma</p>
<ol>
<li>Mata pelajaran mandiri  (pay group, SD, SLTP, SMA)</li>
<li>Mata pelajaran Kerja keras I (SD, SLTP, SMA)</li>
<li>Mata pelajaran tanggung jawab (SD, SLTP, SMA)</li>
<li>Mata pelajaran bermain (SD, SLTP, SMA)</li>
<li>Mata pelajaran beradaptasi (SLTP, SMA)</li>
<li>Mata pelajaran dasar matematika (SLTP, SMA)</li>
<li>Kekuatan otot (SLTP,SMA)</li>
</ol>
<p>Apa yang bisa kita lihat dari nilai rapot tersebut?</p>
<p>Mungkin mereka tidaklah sepintar lulusan sma di kota, tetapi melera memiliki dasar yang sangat bagus. Sekalipun melepaskan ksatria ke kandang harimau, mereka akan mampu bertahan hidup.</p>
<p>Apakah mereka akan sukses?</p>
<p>“BELUM TENTU”</p>
<p>Tanya kenapa?</p>
<p>Ya, ada satu pelajaran yang belum pernah di pelajari oleh kasatria ini. Mereka akan bermasalah ketika harus mengkomunikassikan sesuatu, mereka kesulitan menggungkapkan apa yang mereka inginkan. Sebagai contoh, mereka akan kesulitan ketika harus anda suruh menjelasan sesutu di depan umum. Pelajaran mereka selama ini, hanya bagaimana bertahan. Mereka tidak di ajarkan menyerang. Kata yang lebih tepat, mereka terbiasa untuk reaktif, belum terbiasa untuk proaktif. Itulah salah satu kesulitan mereka untuk mengubah dunia.</p>
<p>Kebiasaan itu berdapak pada tinggkat keberhasilan mereka. Di samping akses mereka terhadap informasi yang terbatas, kebiasaan rekatif mereka berdapak pada, <strong>kecil kemungkinan mereka akan mencari informasi</strong>. Mereka akan menunggu katalis sehingga bereaksi. (katalis sesuatu yang mendorong orang orang pasif). Mereka akan pasif. Itu kesulitan terbesar mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa yang dapat memastikan kesuksesan untuk para Ksatria?</p>
<p>“KESEMPATAN”</p>
<p>Mereka terlalu tua untuk kembali belajar bagaimana menjadi proaktif. Solusi terbaik adalah memberikan kesepatan bagi mereka yang reaktif tersebut. Ya, mereka membutuhkan katalis, lalu mereka akan mengubah dunia. Menjadi katalis dapat di lakukan berbagai cara. Berikan mereka informasi tentang dunia perkuliahan, berikan mereka cara mendapat beasiswa, berikan mereka contoh perjuangan orang sukses. Hal kecil itu akan menyebabkan reaksi. Anda dapat menunggu goncangan akibat reaksi tersebut. Anda akan merasakan ledakan yang lebih besar dari ledakan di hirshima dan nagazaki, mkn sebesar ledakan gunung toba. Mereka akan mengubah dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>KSATRIA yang ter cinta,</p>
<p>Aku terlanjur mengenal mu</p>
<p>Aku tak pernah menyesal untuk itu</p>
<p>Dan tak ada kesempatan menyesalinya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aku telah memilih mengenal mu</p>
<p>Kau tau,</p>
<p>Aku lebih memilih bersamamu</p>
<p>Dari pada menatap bandung dari  sejuknya lembang</p>
<p>Bersama gadis gadis</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pilihan ku tepat</p>
<p>Mengenalmu indah</p>
<p>“wonderful leih tepatnya..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ksatria</p>
<p>Dengarlah</p>
<p>Kau tak harus memenangkan peperangan mu</p>
<p>Tapi berjanjilah akan mencobanya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aku percaya sama mu,</p>
<p>Setauku, kau ksatria</p>
<p>Kau tidak belajar menadi pengecut</p>
<p>Aku tau kau akan <strong>mencoba</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terima kasih kepada membantu terbitnya tulisan ini!</p>
<ol>
<li>Keluarga besar IKANMAS [Ikatan Mahasiswa Asal Samosir]</li>
<li>Samosir Berubah</li>
<li>POMPARAN RAJA TURNIP</li>
<li>Abang A. Saragih untuk fotonya</li>
<li>SD Lumban Naganjang, atas kesempatannya mengenal ksatria muda</li>
<li>SLTP dan SMA yang ada di samosir</li>
<li>Dan semua yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>&#8220;</em><em>B</em><em>ig </em><em>P</em><em>ower </em><em>C</em><em>omes </em><em>W</em><em>ith </em><em>B</em><em>ig </em><em>R</em><em>esponsiblity&#8221;</em><strong> </strong><em>–</em><strong> </strong><em>spiderman</em><em> </em></p>
<p><em>and</em></p>
<p><em> </em><em>&#8220;NO SACRIFICE NO VICTORY&#8221;</em><em> -</em><em>TRANSFORMERS</em><strong><em> </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salam hangat</p>
<p>Peri Turnip</p>
<p>Email : turnip_fbi@yahoo.com</p>
<p>Blog : www.turnipfbi.wordpress.com</p>
<p>Facebook : Peri Turnip</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=280&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/10/01/surat-untuk-ksatria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/314411_233750436673267_100001149363515_642604_1256338507_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/303797_233751110006533_100001149363515_642606_1018394958_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/318746_233753280006316_100001149363515_642613_1939301167_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Batak vs Jawa;  Yang menang indonesia</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/10/01/batak-vs-jawa-yang-menang-indonesia/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/10/01/batak-vs-jawa-yang-menang-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 00:32:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Surat cinta di ujung senja, wkwkwkwkwk Batak vs Jawa Yang menang indonesia &#160; Entahlah, saya merasa ada yang berbeda dengan bulan September. Apakah saudara menduga itu bulan lahir saya? Dugaan saudara kurang tepat…. Bandung, September 2005, kurang lebih lima 6 tahun lalu, saya datang ke bandung untuk ke dua kalinya (setelah 2003) dari samosir. Membawa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=278&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Surat cinta di ujung senja, wkwkwkwkwk</p>
<p><strong>Batak vs Jawa</strong></p>
<p><strong>Yang menang indonesia</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Entahlah, saya merasa ada yang berbeda dengan bulan September. Apakah saudara menduga itu bulan lahir saya? Dugaan saudara kurang tepat….</p>
<p>Bandung, September 2005, kurang lebih lima 6 tahun lalu, saya datang ke bandung untuk ke dua kalinya (setelah 2003) dari samosir. Membawa satu pertannyaan, “apakah saya bisa mencatatkan nama saya di Koran pikiran rakyat?” tentu bukan sebagai kriminal. Tetapi sebagai salah satu pemilik kursi di museum pendidikan negeri ini. Kenapa saya sebut museum, karena saya melihat pendidikan saat ini hanya bagian dari masa lalu.</p>
<p>“Supaya kampus ini menjadi tempat anak bangsa menimba ilmu, belajar tentang sains, seni, dan teknologi; Supaya kampus ini menjadi tempat bertanya, dan harus ada jawabnya; Supaya kehidupan kampus ini membentuk watak dan keperibadian; Supaya lulusannya bukan saja menjadi pelopor pembangunan, tetapi juga pelopor persatuan dan kesatuan bangsa.”</p>
<p>&#8211;PLAZA WIDYA NUSANTARA—</p>
<p>(tulisan ini masih ada di tengah salah satu museum pendidikan di tanah beta)</p>
<p>“apakah kampus masih tempat bertanya dan mencari jawaban?” atau kampus hanya bagian dari kompetisi merebut peringkat WCU (word class university)?</p>
<p>Kampus itu pernah tempat bertanya dan mencari jawaban, tapi itu dulu…</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Singat cerita, nama saya pun tertulis di pikiran rakyat. ketika di museum pendidikan tersebut “aku bertanya” tetapi tidak mampu menemukan jawaban…</p>
<p>“<strong><em>Tidak ada penyesalan, bahkan tidak ada waktu memikirkan sesuatu penyesalan</em></strong>”… lebih baik mencari jawaban atas seluruh pertanyaanku di pasar tradisional, di kebun, atau di kamar mandi. saya ingin menemukan jawaban dari beberapa pertannyaanku sewaktu di museum pendidikan negri ini.</p>
<p>Aku menemukan di salah satu pojok sari jadi, dan di lorong “pasar kembang” di bandung.</p>
<p>Bandung 7 september 2011, hari ini “Surya Paloh” keluar dari golkar. Kalau tidak salah. Intinya bukan surya paloh tetapi, saat 4 orang (Peri Turnip, Raja Simarmata, Jimmy Tamba, Hokky Situngkir) duduk menonton tv di sari jadi bandung. Bang Hokky Situngkir salah satu peneliti muda indonesia yang hebat memang beda, melihat dari sudut pandang yang sedikit berbeda dari orang pada umumnya. Wajar saja, memang beliau sudah lama berkecipung di dunia penelitian.</p>
<p>Pada akhirnya, kami berempat coba berkomentar tentang surya paloh di tv, walau pendapat kami belum tentu benar. Setelah bosan mengkomentari politisi politis negri ini, topik pembicaraan bergeser kearah budaya.</p>
<p>***</p>
<p>Beberapa tahun lalu, sewaktu kuliah di USU (Universitas Samping Unpad). Pertanyaanku apa identitas samosir dan danau toba?</p>
<p>Ini juga menjadi pertanyaanku ketika merayakan Dies Natalis I IKATAN MAHASISWA ASAL SAMOSIR (IKANMAS) tahun lalu. Hari Ini 19 september 2011, umur IKANMAS tepat 2 tahun.</p>
<p>Juga pernah ku pertanyakan ketika, mengadakan try out dan penyuluhan di samosir, bersama “samosirberubah”</p>
<p>***</p>
<p>Beberapa yang masih ku ingat ketika berbincang dengan Bang Hokky Situngkir, ketika orang batak pakai batik apakah orang jawa merasa menang? Tidak yang menang Indonesia</p>
<p>Apa menariknya jual miniatur Borobudur di depan Borobudur, lebih menarik ketika miniatur Borobudur itu di jual di bandung,</p>
<p>Penting jual ornament batak kepada orang batak, lebih penting ketika itu di gunakan orang indonesia bahkan sampai orang luar negeri.</p>
<p>Ya, mestinya kita dapat mempengaruhi dunia… itu sangat mkn mengingat orang orang Sumatra yang senang merantau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Senja dia Lorong Pasar kota kembang, bandung, 18 september 2011 sembari mendengar alunan music merdu perpaduan harmonis hujan bersama atap. Saya bersama tiga kawan saya (Helen Naibaho, Lamhot Naibaho, Swandi Naibaho) berhenti sejenak di salah satu lorong pasar tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/303842_235675253147452_100001149363515_649428_519637931_n.jpg" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/296321_235676073147370_100001149363515_649433_465428627_n.jpg" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ups.. ini contoh menarik,,, samurai dari jepang, kujang dari tanah sunda. Itu sedikit berhubungan dengan yang kami bicarakan dengan bang hokky, masuk akal memang. Lebih jauh lagi, ini saya tidak berbicara menolak pengaruh jepang di Indonesia, dan lagi pula kalaupun kita ingin menolak belum tentu bisa. Ini berbicara budaya dapat menjadi bagian dari ekonomi. Penghasilan buat penjual maupun industrinya dan kepuasan bagi pembeli.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut “Stars Wars”; tidak ada yang kebetulan…</p>
<p>Mengenai tidak ada yang kebetulan, kenapa semua terjadi di bulan September, lalu apakah yang terjadi September tahun depan, apakah itu bulan pernikahan saya, wkwkwkwk</p>
<p>Kenapa waktu kami ke pasar baru harus tanggal 18, 18 itu tanggal lahir saya, 18 itu nomor induk saya ketika kuliah di monumen pendidikan, 18 itu nomor yang saya gunakan seadanya saya di panggil YAMAHA bersama Jorge Lorenzo. 18 itu juga sedang di pakay “Young” yang lagi on fire dan mengalahkan Chelsea di tanggal 18 september.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagaiman dengan 18 september 2018???</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Budaya dan ekonomi bukanlah suatu kebetulan, atau suatu nasib. Tetapi ada “sesuatu” (tanpa bermaksud mengkuti syahrini). Mungkin sesuatu tersebut adalah “<strong><em>kemauan</em></strong><em> dari orang orang untuk <strong>bertanya dan mencari jawaban</strong>, serta pertanyaan dan jawaban itu tidak boleh berakhir sebagai retorika atau sajak, tetapi harus sampai kepada <strong>keteladanan”</strong></em></p>
<p>bersambung</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=278&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/10/01/batak-vs-jawa-yang-menang-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/303842_235675253147452_100001149363515_649428_519637931_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/296321_235676073147370_100001149363515_649433_465428627_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Anda bisa hidup tanpa Matematia, tetapi akan lebih hidup dengan matematika (3)</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/29/anda-bisa-hidup-tanpa-matematia-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika-3/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/29/anda-bisa-hidup-tanpa-matematia-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2011 12:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Bagian 3 Kesalahan belajar Matematika. Dari sekian banyak survey yang saya lakukan selalu memberika kesimpulan yang sama. Tidak sampai 15 % dari populasi yang menyukai matematika. Dan yang paling mengejudkan, untuk anak SMA yang mengambil jurusan IPS hampir tidak ada yang menyukai pelajaran tersebut. Pada hal, hampir di semua jurusan di perguruan tinggi akan berhadapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=271&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagian 3<br />
Kesalahan belajar Matematika.<br />
Dari sekian banyak survey yang saya lakukan selalu memberika kesimpulan yang sama. Tidak sampai 15 % dari populasi yang menyukai matematika. Dan yang paling mengejudkan, untuk anak SMA yang mengambil jurusan IPS hampir tidak ada yang menyukai pelajaran tersebut. Pada hal, hampir di semua jurusan di perguruan tinggi akan berhadapan dengan matematika. Jadi, tidak perlu menunggu seseorang masuk kuliah, sejak SMA kita telah mengetahui bahwa seseorang tersebut kemungkinan akan megalami kesulitan di perguruan tinggi nantinya. Muncul pertanyaan, kenapa matematika tidak di sukai?<br />
Di banyak tempat, matematika identik dengan rumus, atau lebih di kenal sebagai berhitung. Itulah kesalahannya. Banyak orang jadi lupa berpikir.<br />
Fakta di lapangan. Mahasiswa banyak belajar berhitung, kemudian berpikir mau di kemanakan alat hitung tersebut. Konyol bukan? Kalau berbicara lebih umum, semestinya pendidikan menjawab permasalahan masyarakat. Dan jika di hubungkan dengan matematika, seharusnya kita kenali permassalahan yang ada dalam kehidupan sehari hari, lalu mencari matematikanya. Tidak seperti yang terjadi sekarang ini, kita hanya import rumus rumus, kemudian kebingungan mau menggunakanya kemana. Itulah kesalahan belajar matematika.</p>
<p>Kenapa banyak anak anak tidak menyukai matematika?<br />
Seperti di jelaskan sebelumnya, banyak orang blajar matematika dengan cara yang salah, seperti tidak memperhatikan urutan “berpikir”, “berhiting”, dan “membahasakanya”. Di banyak sekolah yang ada di Indonesia, cendering mengidentikan matematika dengan berhitung. Itulah penyebab banyak anak anak tidak menyukai matematika. Bagaimana tidak, belum tau permasalahannya sudah di suguhi rumus rumus aneh…<br />
Alasan kedua matematika tidak di sukai karena di ajarin oleh orang yang salah. Kalau tidak percaya, coba Tanya guru anda, apakah dia menyukai matematika juga? Apakah dia memahami matematika?.<br />
Faktanya sedikit orang yang menyukai matematika, dan dari yang sedikit itu, hanya sedikit bangat yang jadi guru. Dan dari guru itu, sangat sangat sedikit yang jadi pengajar matematika. Belum lagi populasi yang harus belajar matematika sangat banyak. Jadi, menurut peluang, kemungkinan anda bertemu guru yang benar sangat sangat sedikit dan harus bersaing dengan orang yang sangat banyak. Dengan kata lain, sulit bagi anda bertemu guru matematika yang benar.<br />
Alasan yang kedua inilah yang melatar belakangi buruknya matematika di Indonesia, yang membuat saya sangat tertantang. Kenapa tertantang?<br />
Ada matematikawan bernama Paul Edward, dia selalu berkunjung ke Negara Negara di dunia, memberikan problem matematika yang dia miliki. Dia telah mengunjungi seluruh Negara di dunia, kecuali dua Negara. Dan salah satu dari dua Negara terrsebut, adalah INDONESIA. Alasan dia tidak mengunjungi dua Negara tersebut adalah tidak ada matematikawan di dua Negara terrsebut. Itulah yang membuat saya tertantang. Bagaimana dengan anda? Apakah di indonesia benar benar tidak ada matematikawannya?<br />
“hanya ada dua kemungkinan seseorang tidak menyukai matematika, pertama : blajarnya salah, dan kedua: di ajarin orang yang salah”</p>
<p>Matematika tanpa IQ.<br />
Saya memilih judul ini, supaya sedikit kontroversial, dan akhirnya anda tertarik membaca. Namun, pada dasarnya saya hendak mengatakan<br />
“hubungan kepintaran dalam matematika dan IQ tidak signifikan, tetapi kepintaran dalam matematika bergangtung kepada ketahanan bekerja keras”<br />
Penelitian menunjukan IQ orang barat lebih tinggi dari orang asia, khususnya china, korea, dan jepang. Tetapi orang china, jepang, dan korea selalu lebih pintar dalam matematika. Di teliti lebih jauh, hal ini di sebabkan, orang asia tersebut selalu lebih lama blajarnya. Jadi, sekalipun seseorang memiliki IQ yang pas pasan bisa hebat dalam matematika asalkan mau bekerja keras, bertahan menghadapi problem.</p>
<p>Memanjakan anak = pembodohan<br />
Menurut teori evolusi Lamarck, orang tubuh yang sering di gunakan akan semakin berkembang, dan organ yang jarang di gunakan akan semakin menyusut. Lalu apa hubungannya dengan memanjakan anak?<br />
Saat ini, kita sering menjumpai keluarga yang membuat semuanya serba ada. Fasilitas yang mewah, makanan serba ada, apapupun yang di minta anak akan selalu ada di buat oleh orang tua. Itulah yang saya namakan memanjakan anak. Memberikan keinginan anak, sekalipun itu bukan kebutuhannya. Saya tidak sedang menghalangi anda memberikan kasih sayang terhadap anak anda, saya hanya mengajak “memberikan kebutuhan anak, bukan keinginan anak”.<br />
“stop menghancurkan masa depan anak Indonesia”<br />
Memberikan keinginan anak membuat anak tersebut tidak banyak berpikir. Semua tinggal minta dan akan segera datang. Jika di hubungkan dengan teori evolusi, anak tersebut tidak perlu berpikir banyak, dan hasilnya otaknya tidak berkembang. Mudah mudahan tidak menyusut. Seperti teori evolusi.<br />
Memanjakan anak membuat dia malas berpikir, (Melihat hal yang paling sasar dari matematika adalah “berpikir” seperti dalam bagian 1), tidak berpikir banyak berarti kemampuan matematikanya akan rendah. (karena matematika di gunakan dari TK sampai perguruan tinggi). Rendahnya kemampuan matematika akan menghabat anak bealar dari TK hingga perguruan tinggi. Itulah proses terjadinya pembodohan.<br />
“memanjakan = pembodohan”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=271&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/29/anda-bisa-hidup-tanpa-matematia-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anda bisa hidup tanpa Matematia, tetapi akan lebih hidup dengan matematika (2)</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/22/anda-bisa-hidup-tanpa-matematia-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika-2/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/22/anda-bisa-hidup-tanpa-matematia-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 06:22:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Bagian 2 Matematika itu wonderful Matematika suatu sosok siluman yang selalu bersama kita. Sejak TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah di hapir semua jurusan harus berhadapan dengan mahluk yang satu ini. Itulah betapa hebatnya sosok yang satu ini. Kenapa saya sebut siluman, karena matematika selalu muncul dalam wujud yang berbeda beda. Apakah anda ahli hukum? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=269&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagian 2</p>
<p>Matematika itu wonderful<br />
Matematika suatu sosok siluman yang selalu bersama kita. Sejak TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah di hapir semua jurusan harus berhadapan dengan mahluk yang satu ini. Itulah betapa hebatnya sosok yang satu ini. Kenapa saya sebut siluman, karena matematika selalu muncul dalam wujud yang berbeda beda.<br />
Apakah anda ahli hukum? Jika ya, semestinya anda terbiasa dengan kalimat logika, itulah wujud matematika di hadapan anda.<br />
Apakah anda seorang dokter? Jika ya, seharusnya anda tau bagaimana menentukan dosis yang cocok buat pasien.<br />
Apakah anda seorang pemimpin/manajer?  jika Ya, tentunya optimisasi makanan sehari hari bagi anda.<br />
Apakah anda seorang engineering? Saya tidak perlu menjelaskan, sudah barang tentu berhadapan dengan siluman tersebut.<br />
Apkah anda pemilik warung? Jika ya, anda juga bermain dengan program linear.<br />
Jadi, siapapun anda? Apapun yang anda lakukan? Anda akan lebih hidup dengan matematika. Itulah hal yang wonderful dari matematika. Sepakat?</p>
<p>Jika seperti itu, ijinkan saya menarik kesimpulan: “matematika bukan pilihan, melainkan suatu ke harusan”<br />
Dan kalaupun anda terlanjur membencinya, setidaknya anak anak anda harus lebih baik…</p>
<p>Bagaiman belajar matematika.<br />
Sedikit review tentang tulisan pertama saya, untuk belajar matematika atau mengajarkan matematika, anda sebaiknya mengenalnya terlebih dahulu.<br />
Saya matematika, dan saya indentik dengan “berpikir”, “berhitung”, dan “bahasa”. Senang berkenalan dengan anda, salam kenal ya… nice to meet you…<br />
Apakah anda sudah mengenalnya?</p>
<p>Lalu bagaimana dengan belajar matematika?<br />
Gambang.. seperti apa dia memperkenalkan diri, seperti itulah mempelajarinya. Anda harus berpikir, kemudian mencari alat hitingnya, dan membahasakannya sehingga siapapun yang baca, dimana pun yang baca, akan memiliki pengertian yang sama.<br />
Lalu apakah urutanya boleh di tukar? Berhitung dulu, baru berpikir… TIDAK..<br />
Anda harus melakukan sesuai urutannya, berpikir, berhitung, lalu membahasakannya. Jika urutannya di tukar, sama aja dengan cerita berikut…<br />
Anda menghidupkan computer dulu, kemudian menghubungkannya ke listrik. Sampai kapan pun computer itu tidak akan hidup. Anda harus menhubungkan ke listrik baru menghidup kanya. Jadi jangan pernah memolak balik urutan..<br />
Contoh lainya, anda pakai celana panjang, baru pakai celana dalam. Bisa anda bayangkan?</p>
<p>Menukar uruan sering di lakukan, dan itulah yang membuat banyak orang tidak menyukai matematika. Akan di bahas dalam tulisan berikutnya</p>
<p>Lalu bagaiman mengajarkan matematika?<br />
 “anda bisa mengajarkan matematika, sekalipun anda tidak bisa matematika”<br />
Unik bukan? Ya, itulah matematika.<br />
Saya mau sedikit bercerita, guru matematika terbesar saya, hanyalah tamat SD, itu ayah saya. Apa yang beliau lakukan? Ya, dia membiasakan saya berpikir sejak kecil. Dia tidak pernah tau, rumus yang rumit, atau aplikasi yang besar dari matematika. Beliau hanya tau “berpikir, dan bertindak”. Ayah saya selalu membuat saya tidak dalam nyaman, jam bermain bersama teman hampir tidak ada. Itulah cara beliau membuat saya selalu berpikir, bagaimana cara lari supaya bermain. Beliau juga pelit, itulah cara beliau memaksa saya berpikir maksimalkan uang yang sedikit. Dan ketika saya kuliah, uang bulanan saya sangat terbatas. Kalau saya menyebutkan, sya yakin anda tidak pernah yakin. Tetapi itulah carra beliau memaksa saya berpikir mencari tambahan. Ya, dia tidak bisa matematika. Dia hanya memaksa saya berpikir. Itulah cara mengajaran matematika tanpa mengetahuinya. Anda mau coba?</p>
<p>Sederhananya, jika anda tidak bisa matematika, ajak atau sesekali paksa anda berpikir, dia akan mencari sendiri alat hitungnya.<br />
Jika anda bisa matematika, itu bagus… anda hanya perlu memperhatikan urutanya, berpikir, berhitung, dan membahasakannya… jangan sekali sekali melanggar urutannya. Itu berbahaya </p>
<p>Bersambung.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=269&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/22/anda-bisa-hidup-tanpa-matematia-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anda bisa hidup tanpa matematika, tetapi akan lebih hidup dengan matematika!</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/anda-bisa-hidup-tanpa-matematika-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/anda-bisa-hidup-tanpa-matematika-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 12:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Pengantar Saya tidak sedang kampanye, sehinga anda akan mengambil jurasan matematika. Jika anda berpikir seperti itu, berhentilah membaca. “jangan sampai anda kecewa” Saya ingin juga mangatakan, bahwa banyak orang yang kuliah di jurusan matematika karena tidak masuk jurusan yang lain, dan banyak yg jurusannya bukan matematika, tetapi mencintai matematika. Anda tau mencintai kan? Kalau anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=267&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengantar<br />
Saya tidak sedang kampanye, sehinga anda akan mengambil jurasan matematika. Jika anda berpikir seperti itu, berhentilah membaca. “jangan sampai anda kecewa”<br />
Saya ingin juga mangatakan, bahwa banyak orang yang kuliah di jurusan matematika karena tidak masuk jurusan yang lain, dan banyak yg jurusannya bukan matematika, tetapi mencintai matematika. Anda tau mencintai kan?<br />
Kalau anda tidak percaya, Tanya saja teman anda yang ambil jurusan matematika “akan banyak yang bilang salah jurusan, dan sangat benci dengan aljabar”, kalaupun tidak banyak, setidaknya ada….<br />
Mengenai orang yang bukan jurusan matematika yang mencintai matematika juga banyak, salah satu yang paling terkenal Pierre de fermat,  orang prancis yang satu ini, dulunya ahli di bidang hokum, tetapi pada akhirnya mencintai matematika. Dalam matematika, dia punya karya besar, diantarnya fermat the last theorem. Teorema tersebut sampai sampai melibatkan ratusan matematikawan dunia untuk memecahkan, tidak berhasil memecahkan toerema tersebut justru melahirkan banyak penemuan baru. Teorema tersebut baru di pecahkan setelah ratursan tahun kemudian. Itulah contoh orang yang tidak kuliah di matematika dan mencintai matematika….</p>
<p>Jadi, siapapun anda? Apapun yang anda lakukan sekarang? Anda akan lebih hidup dengan matematika….</p>
<p>“Kenal maka sayang”<br />
Saya percaya bahwa kalimat sederhana tersebut, berlaku juga buat anda…. Jadi sebelum anda mencintai matematika, saya akan memperkenalkan matematika special untuk anda…</p>
<p>PENGERTIAN MATEMATIKA<br />
Matematika itu sesuatu yang berhubungan dengan rumus, ada cacing cacingnya, dan tentunya khusus buat anda yang memiliki IQ tinggi….<br />
Itulah pengertian matematika yang SESAT,<br />
Lalu, apa matematika yang setengah sesat? Berikut saya jelaskan…<br />
Kenapa saya sebut setengah sesat, itu karena “matematika yang benar, anda sendirilah yang harus mendefinisikan buat anda. Oke?<br />
Matematika itu “berpikir”,<br />
Ceritanya gini :<br />
(oia, kenapa saya sebut cerita, itu supaya anda tidak bisa membantah, karena cerita itu selalu benar, dan terserah saya membuat endingnya seperti apa)<br />
Percayalah, setiap kali anda pergi kemana pun, pertimbangan anda selalu “mana yang paling cepat? Paling dekat? Paling murah? paling aman?. Sulit rasanya anda akan bilang, saya dari Jakarta mau kebandung, tetapi lewat medan dulu ah… atau saya mau sekolah, karena saya kaya, saya akan cari biaya paling mahal. Atau saya mau cari transportasi yang paling memungkinkan untuk mati.<br />
Seperiti itulah matematika, anda harus banyak berpikir… </p>
<p>Matematika itu “alat hitung”<br />
Sedikit berhubungan dengan matematika itu berpikir, pertanyaan mana yang paling menguntungkan, paling murah, dan sebagainya membuat anda harus menghitung. Dan percayalah semua bisa di hitung, meskipun setelah di hitung haslinya takterhingga, atau tak terdefinisi… aneh ya.. wkwkwk</p>
<p>Matematika itu “bahasa”<br />
Saya sering bercerita begini : anda tau kampungkan? Coba Tanya, kira kira mereka bisa bahasa inggris nga? Jawabannya belum tentu.. tetapi coba Tanya, 1 +1 sya yakin kalau kakinya masih menginjak tanah, mereka pasti bisa jwab… itu menjelaskan bawha matematika lebih universal dari bahasa internasional sekalipun… dan kemanapun anda pergi matematika selalu berlaku universal.<br />
Kecuali matematika yang sesat sebagai berikut…<br />
Missal ada pisang yang harus di bagi dua oleh kaka –adik, lalu kakanya membuka kulitnya , lalu member kulitnya kepada adik, dan memakan isi pisanyanya seraya berkata, membagi dua kan nga harus sama, jadi saya isinya, kamu kulitnya… itulah sesat… </p>
<p>Matematika itu berpikir, alat hitung, bahasa akan di jelaskan dalam berbagai contoh kemudian….</p>
<p>Bagaimana sekarang, apakah anda sudah kenal dengan matematika yang hampir sesat?</p>
<p>Jadi, apakah anda mulai menyukai matematika?</p>
<p>Kalau dosen ku bilang, menentukan pasangan hidup juga pakai matematika, mana orang yang mempunya potensi untuk kaya? Tanpan? Dll,</p>
<p>Bersambung…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=267&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/anda-bisa-hidup-tanpa-matematika-tetapi-akan-lebih-hidup-dengan-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku tetap menyayangimu</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/aku-tetap-menyayangimu/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/aku-tetap-menyayangimu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 12:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Aku tetap menyayangimu Sebagain dari kawan kawan mungkin udah pernah dengar ini, dan mkn sebagian belum…. Ini bukan nasehat kawan, karna sungguh… aku belumlah pantas menjadi penasehat mu… Terimalah ini hanya sebagai cerita, dimana tak seaorang pun dapat membantah Karna ending dari ceritaku, akulah yang menentukan…. Ini mutlak kawan.. oke? Hey bung, tiap asap dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=265&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku tetap menyayangimu </p>
<p>Sebagain dari kawan kawan mungkin udah pernah dengar ini, dan mkn sebagian belum….<br />
Ini bukan nasehat kawan, karna sungguh… aku belumlah pantas menjadi penasehat mu…<br />
Terimalah ini hanya sebagai cerita, dimana tak seaorang pun dapat membantah<br />
Karna ending dari ceritaku, akulah yang menentukan…. Ini mutlak kawan.. oke?</p>
<p>Hey bung, tiap asap dari rokok mu itu.. itu keringat ku dak…<br />
Dan tiap libstik, parpum itu juga darah ku<br />
Tiap kertas yang kau jadikan layang layang itu adalah kulitku…<br />
Dan tiap tinta pulpenmu juga dari sum sum ku….<br />
Anak ku, tak usahlah kau banyak cakap….<br />
Aku lebih mengenal mu, daripada kau mengenal dirimu</p>
<p>Dan benar saja…<br />
Kau hanya seolah olah anak bupati<br />
Bajumu di kosan pun, ada yang nyuci<br />
Piringmu ada yang bersihkan<br />
Sudahlah,, belum lagi kau tak dapat menunggu bulanan yang terlambat</p>
<p>Tapi tak apalah…<br />
Memang benar….<br />
Kasih ku yang berlebih membuat mu begini</p>
<p>Dan bila nanti kau sadari<br />
Betapa aku yang selalu mengkhawatirkan mu<br />
Kau harus janji, melakukannya untuk cucuku</p>
<p>Dan kalau ayah boleh punya dua permintaan,<br />
Bacalah tulisan ini,, sebelum ku sebut yang ke dua</p>
<p>Samosir ini, itu tetap kampung mu…  jadilah harus kau pedulikan…<br />
Lihatlah, dari dulu sampai sekarang…. Cara bertani, cara berdangang, cara membangun pariwisata… semua massih sama… tidak ada yang berubah… smua pakai cara cara yang sama gobloknya dengan sebelum ada internet… hhh coba banyakanlah… dari dulu sudah menanam kopi, dan bahkan kopi yang dulu kutanam sudah 5 kali lebih tinggi dari ku…  tp belum ada pabrik kopi sekalipun…</p>
<p>Kau tau kenapa nak,,,<br />
Sial kalilah, aku menyekolah kanmu,, kalau kau nga tau…..<br />
Tp kalau belum tau,,, biar ku beri tahu kau,, supaya jangan makin sial</p>
<p>Itu karana, semua yang pintar tidak ada yang pulang nak, semua merantau…<br />
Kalau kau tidak percaya,, pergilah kau ke semua institusi yang ada di Indonesia ini,,, kau akan termukan orang orang pintar dari samosir… tidak hanya professor, ahli teologi juga banyak</p>
<p>Aku tak mengajarkan mu ke darahan,,,<br />
Dimanapun kau membangun negeri mu ini, itu sudahlah bagus<br />
Akan tetapi,,<br />
Samosir kelak menunggu mu</p>
<p>Jadi permintaan ku yang dua itu, berjanjilah menepati<br />
Pertama, kau harus menyayangi cucuku lebih dari ku<br />
Kedua, kau harus pedulu dengan kampungmu melebihi ku</p>
<p>Dan jika salah satu dari itu kau tak lakukan….<br />
Aku akan tetap menyayangimu…</p>
<p>Cerita di kutip dari fajar baru indonesia</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=265&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/aku-tetap-menyayangimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Freedom</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/freedom/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/freedom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 12:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Sepeti dalam status saya sebelumnya, “Setelah kenal yang namanya 17 an, hari ini akan jadi 17an ke 2 tidak ikut upacara&#8230; sedih ya&#8230;. jadi saya sedang mikir (jangan bilang emang punya pikiran ya)&#8230; gmn caranya 17an ini jd sangat special.. ada yang punya pendapat?”. Kemudian saya punya jawaban, setidaknya nulis sesuatu dalam 17an kali ini…. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=263&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepeti dalam status saya sebelumnya,  “Setelah kenal yang namanya 17 an, hari ini akan jadi 17an ke 2 tidak ikut upacara&#8230; sedih ya&#8230;. jadi saya sedang mikir (jangan bilang emang punya pikiran ya)&#8230; gmn caranya 17an ini jd sangat special.. ada yang punya pendapat?”. Kemudian saya punya jawaban, setidaknya nulis sesuatu dalam 17an kali ini….</p>
<p>Apa itu “Merdeka”? kapan suatu Negara di katakana merdeka? Apa instrument untuk mengukur kemerdekaan itu? Belum lagi kita berbicara tentang “manusia merdeka”? intinya lebih baik “mangombak (mencangkul) ajalah, di banding gurusin “merdeka”.</p>
<p>Tapi, berhubung sudah sempat nulis “freedom”, tidak elok rasanya berhenti disini,, jadilah di lanjut….</p>
<p>Sampai detik ini, Indonesia memang tidak bisa lepas dari masalah kemiskinan, pengangguran, dan jutaan persoalan lainnya. Yang mungkin hanya “Aburizal bakri, Surya Paloh, Harta rajasa, Megawati, Prabowo, Ani …. atau calon persiden 2014 lainnya yang punya solusi… dan bisa saja mereka hanya coba coba menyelesaikan.. tp yang pasti mereka telah mencoba…. Lalu, apakah karena masalah tersebut, kita ujuk ujuk ikutan bilang “Indonesia blum merdeka seutuhnya”.. oh tidak bisa…  </p>
<p>Coba kita lihat seperti AS, china, jepang, dan lainnya…. Sekilas bisa kita katakana mereka jauh lebih maju dari kita… lalu, apakah kita langsung bilang merekalah contoh Negara merdeka? Enak ajah…. Mereka juga dalam situasi yang sama seperti kita, hanya saja masalahnya berbeda dengan kita… apakah anda tau, berapa anggaran mereka untuk militer? Besar kawan… Cuma memang, mereka mengurus masalah militer, kita masih mengurus isi perut, hahahha </p>
<p>Tapi, kalau itu masih terlalu berat untuk di cernah, beta kassih dah,, yang ringan abis</p>
<p>Ceritanya gini….<br />
Beberapa bulan lalu, saya lulus bersama dengan kawan kawan SEPERJUANGAN dan SEPENANGGUNGAN, halahhh, dari salah satu PTN di negeri tercinta ini.. lalu kondisinya sekarang: beberapa dari teman saya, udah punya gaji tinggi, tentunya mereka berangkat pagi2 bangat, dan pulang lumayan malam, di tambar macetnya jalan,,  sementara saya: gaji saya, apalah… Cuma, sya masih bisa bangun jam 12 siang,,, dan jam 5 sore udah di rumah lagi… santai kan… sekilah sya merdeka abis kan… bisa kemana pun… tpi apa seenak itu… ternyata tidak….. sya tidak merdeka dalam hal membelanjakan uang…. Benar nga….? Lalu, kawan kawan sy yang punya gaji tinggi… sekedar belanja bisalah ya… hanya apakah berangkat pagi, pulang malam, +macet itu merdeka???</p>
<p>Intinya, sya bukan sedang membandingkan…. Sya mau bilang merdeka itu,,, ada dalam pikiran kita kawan… bisa jadi,, Indonesia dan AS sama sama sama merdeka… saya dan teman saya sama sama merdeka,, dan bisa jadi semuanya tidak ada yang merdeka… tergantung perspektif kita tentunya.. enjoy ajhhhh</p>
<p>Salam hangat<br />
Peri Turnip<br />
Dirgahayu INDONESIAKU…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=263&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/freedom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Friendship or relationship</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/friendship-or-relationship/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/friendship-or-relationship/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 12:54:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Anda punya 1 sms yang belum di baca, Setelah beberapa detik kemudian, Wili baca sms tersebut… isinya “pha kbr? Dari bunga. Bunga itu adik kelas wili waktu SD. Waktu kecil, mereka sama seperti anak kecil pada umumnya. Sekolah, bermain, kadang kadang musuhan, lalu damai kembali. Sampai kelas 5 sd wili dan bunga selalu bermain bersama. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=225&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda punya 1 sms yang belum di baca,<br />
Setelah beberapa detik kemudian, Wili baca sms tersebut… isinya “pha kbr? Dari bunga.</p>
<p>Bunga itu adik kelas wili waktu SD. Waktu kecil, mereka sama seperti anak kecil pada umumnya. Sekolah, bermain, kadang kadang musuhan, lalu damai kembali.  Sampai kelas 5 sd wili dan bunga selalu bermain bersama. Pada saat  kelas 5 (bunga kelas 4) mereka berpisah . saat itu bungan di pindahkan orang tuanya ke medan.  Bunga tidak sekalipun pulang dari medan, hingga dia lulus sma.<br />
Juli 2006 buanga pulang kampung setelah menyelesaikan studinya di medan.<br />
Bunga :ma, saya ke rumah wili dulu ya..<br />
Ibu Bunga :  nga pain kesana?<br />
Bunga : sya mau ketemu wili….<br />
Ibu Bunga : loh.. wili da setahunpergi  jawa… dia nga di sini lagi..<br />
***</p>
<p>Juli 2008 wili dan bunga bertemu setelah sekian lama<br />
Bunga : wil, lagingapain?<br />
Wili :Emmmm, bunga ya….<br />
Bunga : Sombong bangat…<br />
Wili :bukannya sombong,,, tp kan udah lam  kita nga ketemu,<br />
Bunga : ia juga sih… oia kamu makin ganteng aja… …<br />
Wili : kmu juga makin cantik kok , heheh oia, kesibukan mu sekarang apa?<br />
Bunga : saya guru SD…. Kmu?<br />
Wili : gitulah… nyari sesuap nasi, dan semangkok berlian, hhhh oia… gmn jd guru asik nga?<br />
Bunga : asik sih asik… Cuma….  Susah bangat ngajar di tempat ku.. udah buku nga ada,, guru yang lain juga pada malas malas,,, jadi lah hacur… heheh<br />
Wili : benaran nga ada buku? Ntar biar aku kirimin dari bandung,jawa…<br />
Bunga : benaran… kiriminlah, kalo ada ya,, please….<br />
Wili : oke deh, oia,, kamu punya email? ( kalo saya Tanya, tau email nga,,, terlalu kan…, )<br />
Bunga : nga punya…<br />
Wili : ya udah deh.. ntar buku aja aku kirim….<br />
***<br />
2010<br />
Setelah baca sms,<br />
Wili : sya baik.. kmu pha kbr?<br />
Bunga : sy baik juga kok….<br />
Wili : oia, minggu depan sya pulang kampung loh..<br />
Bunga :asiik2… bawa ole ole ya<br />
Wili : kamu mau di bawa apa?<br />
Bunga : kue aja, heheh</p>
<p>Wili pulang kampung…<br />
Wili : bunga suka nonton film nga?<br />
Bunga : suka bangat… kenapa emang…<br />
Wili : ntar deh, aku kasih… di laptop ku banyak film…. Ntar bisa juga ajak siswa kamu nonton… biar mereka semangat.. gitu.. ada, denias, laskar pelangi, sama banyak filim lainnya…<br />
Bunga : oke deh,,, makasih banyak ya… kamu baik deh heheh<br />
Wili :buat kamu apa sih yang nga?&#8230;.  btw siapa pacar mu sekarang?a</p>
<p>Bersambung..<br />
2<br />
Bunga : pacar, kmu kiannya harusnya… sayangnya kita satu marga, hehhe</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=225&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/08/21/friendship-or-relationship/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyebaran Polusi Organik di Sungai dan Danau</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/01/22/penyebaran-polusi-organik-di-sungai-dan-danau-2/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/01/22/penyebaran-polusi-organik-di-sungai-dan-danau-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 08:08:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Abstrak Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Berbagai cara telah di lakukan supaya kebutuhan tersebut terpenuhi. Namun, tidak jarang kita menemui kasus kekeringan, kekurangan air bersih, yang disebabkan oleh ulah manusia maupun karena alam. Sebagai contoh kasus, suatu polusi organik masuk ke sungai maupun danau. Hal ini menyebabkan sungai maupun danau tersebut tercemar. Setelah polutan berada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=257&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abstrak</p>
<p>Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Berbagai cara telah di lakukan supaya kebutuhan tersebut terpenuhi. Namun, tidak jarang kita menemui kasus kekeringan, kekurangan air bersih, yang disebabkan oleh ulah manusia maupun karena alam. Sebagai contoh kasus, suatu polusi organik masuk ke sungai maupun danau. Hal ini menyebabkan sungai maupun danau tersebut tercemar. Setelah polutan berada dalam air, sebagian polutan tersebut akan terbawa aliran sungai, sebagian polutan tersebut terurai oleh bakteri pengurai. Pada saat konsentrasi polutan masih tinggi sebagian polutan akan mengalami difusi. Pada saat terjadi penguraian oleh bakteri pengurai, sejumlah oksigen akan dikonsumsi oleh bakteri. Konsentrasi oksigen tersebut sangat mempengaruhi populasi di air sungai maupun danau. Oleh karena itu di perlukan pemahaman mengenai penyebaran polusi organik di sungai dan danau. Pada tugas akhir ini model matematika digunakan untuk membantu memahami penyebaran polusi organik tersebut. Analisis dan simulasi model tersebut menjelaskan bagaimana pengaruh aliran sungai, penguraian, dan difusi terhadap konsentrasi polutan. Selain itu di jelaskan pengaruh polutan terhadap konsentrasi oksigen dan populasi di sekitarnya</p>
<p>Polusi organik, Model matematika, Bakteri, Difusi, oksigen, populasi</p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=257&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/01/22/penyebaran-polusi-organik-di-sungai-dan-danau-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IPK, Organisasi, dan Hidup</title>
		<link>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/01/20/ipk-organisasi-dan-hidup/</link>
		<comments>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/01/20/ipk-organisasi-dan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2011 12:07:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Peri Turnip</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://turnipfbi.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[IPK, Organisasi, dan Hidup Saya terinsfirasi bikin tulisan ini setelah baca notes teman saya, dimana pada notesnya dia berkata, saya baru saja gagal semester ini, dan saya akan membuktikan esok lebih baik. Saya selalu mengikuti perkembangan teman ku yang satu ini. Bukan karena dia cantik, tapi karena “saya merasa berteman dengan dia, tetapi dia tidak” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=235&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IPK, Organisasi, dan Hidup</strong></p>
<p><em>Saya terinsfirasi bikin tulisan ini setelah baca notes teman saya, dimana pada notesnya dia berkata, saya baru saja gagal semester ini, dan saya akan membuktikan esok lebih baik. </em>Saya selalu mengikuti perkembangan teman ku yang satu ini. Bukan karena dia cantik, tapi karena “saya merasa berteman dengan dia, tetapi dia tidak” sial, hhhh</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah IPK itu penting? Bagaimana dengan organisasi? Bagaimana dengan “saya ingin senang”?</p>
<p>Oia, saya tdk kuliah lagi, tinggal revisi tugas akhir. Dan di organisasi, baru saja LPJ dan sertijab, itu saya katakan bukan untuk bilang bahwa saya telah tenang, melainkan supaya anda sedikit percaya bahwa saya telah menjalani perjalanan mahasiswa secara lengkap, menginap di kampus karena organisasi, ujian dapat nilai E, penah dapat nilai 0 di mata kuliah aljabar linear, dan belum pernah dapat nilai 100. Nilai kecil itu bukan karena nga sulit, tapi karena spele,</p>
<p>Di samosir ada pepatah,</p>
<p>“dang madabu alani batu nabalga, alai ala batu nagelleng”</p>
<p>Kurang lebih artinya, seseorang terjatuh bukan karena batu yang besar tetapi batu yang kecil. Dengan kata lain, kegagalan itu bukan karena masalah besaar, tetapi masalah kecil”.</p>
<p>Nah, ujian di jurusan matematika biasanya bermasalah dalam penulisan, itu yg menghalangi dapat nilai seratus. Perjalanan yang lain dalam kuliah, misalnya mengerjakan TA tanpa progress selama 1 bulan, mempresentasikan yang salah di depan profesor dan tidak ketahuan, dan masih banyak pengalaman lainnya.</p>
<p>Lalu, apakah IPK itu penting? Penting bangat, setidaknya bikin orang tua senang bukan. Mungkin juga ke dunia kerja.</p>
<p>Bagaimana dengan organisasi? Menurutku itu lebih penting, kesempatan kenal banyak orang, wawasan yang luas, dan yang pasti kamu akan berkembang. Lalu, apakah organisasi akan membuat IPK kecil? Ia, kalau kamu sendiri mikir gitu, kalo mikir organisasi bikin IPK besar, akan begitu juga. Kalo saya sih gini, dulu saya non him, dan non unit, syukurnya IP 2.2, baguslah, masih di atas dua. Itu di dapat dari metode kupu kupu, alias kuliah pulang, kuliah pulang. Setahun kemudian, saya mulai kenal organisasi, dan aktif di 4 organisasi. Ternyata IP saya 3.67. kesimpulannya buat ku, sama dengan teman angkatan ku dulu. Diman IPK sebanding dengan ke aktivan ber organissasi.</p>
<p>Tapi apakah IPK dan Organisasi itu cukup? Cukup, cukup buat makan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya, kenapa judul tulisan ini ada kata kata HIDUP? Dari pengamatan saya terhadap teman teman saya, dan terhadap saya sendiri. Mestinya kuliah itu, jangan mikirin IPK dan Organisasi. Tetapi pikirin HIDUP. Hidup disini maksdunya, apa yg akan di lakukan setelah kuliah, kenapa ambil keputusan tersebut, apa akibatnya? Ada nga keputusan yang lebih bijak dari itu? Sekarang tanggungjawab saya apa? Dan setidaknya harus sadar “SETIAP ORANG YG PERNAH KULIAH, ORANG TERSEBUT 5% ORANG BERUNGTUNG DI INDONESIA, DAN ORANG TERSEBUT BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP (1/0.05&#215;230.000.000 orang )x 0.95X 230.000.000 ORANG, DENGAN KATALAIN ORANG TERSEBUT BERTANGUNGJAWAB TERHADAP 19 ORANG YANG LAIN”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/turnipfbi.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/turnipfbi.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=turnipfbi.wordpress.com&amp;blog=5225170&amp;post=235&amp;subd=turnipfbi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://turnipfbi.wordpress.com/2011/01/20/ipk-organisasi-dan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f8c3847563f17eef2bdb1f9d9a56fe3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">turnip</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
