Anda bisa hidup tanpa Matematia, tetapi akan lebih hidup dengan matematika (2)

Posted: Agustus 22, 2011 in Uncategorized

Bagian 2

Matematika itu wonderful
Matematika suatu sosok siluman yang selalu bersama kita. Sejak TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah di hapir semua jurusan harus berhadapan dengan mahluk yang satu ini. Itulah betapa hebatnya sosok yang satu ini. Kenapa saya sebut siluman, karena matematika selalu muncul dalam wujud yang berbeda beda.
Apakah anda ahli hukum? Jika ya, semestinya anda terbiasa dengan kalimat logika, itulah wujud matematika di hadapan anda.
Apakah anda seorang dokter? Jika ya, seharusnya anda tau bagaimana menentukan dosis yang cocok buat pasien.
Apakah anda seorang pemimpin/manajer? jika Ya, tentunya optimisasi makanan sehari hari bagi anda.
Apakah anda seorang engineering? Saya tidak perlu menjelaskan, sudah barang tentu berhadapan dengan siluman tersebut.
Apkah anda pemilik warung? Jika ya, anda juga bermain dengan program linear.
Jadi, siapapun anda? Apapun yang anda lakukan? Anda akan lebih hidup dengan matematika. Itulah hal yang wonderful dari matematika. Sepakat?

Jika seperti itu, ijinkan saya menarik kesimpulan: “matematika bukan pilihan, melainkan suatu ke harusan”
Dan kalaupun anda terlanjur membencinya, setidaknya anak anak anda harus lebih baik…

Bagaiman belajar matematika.
Sedikit review tentang tulisan pertama saya, untuk belajar matematika atau mengajarkan matematika, anda sebaiknya mengenalnya terlebih dahulu.
Saya matematika, dan saya indentik dengan “berpikir”, “berhitung”, dan “bahasa”. Senang berkenalan dengan anda, salam kenal ya… nice to meet you…
Apakah anda sudah mengenalnya?

Lalu bagaimana dengan belajar matematika?
Gambang.. seperti apa dia memperkenalkan diri, seperti itulah mempelajarinya. Anda harus berpikir, kemudian mencari alat hitingnya, dan membahasakannya sehingga siapapun yang baca, dimana pun yang baca, akan memiliki pengertian yang sama.
Lalu apakah urutanya boleh di tukar? Berhitung dulu, baru berpikir… TIDAK..
Anda harus melakukan sesuai urutannya, berpikir, berhitung, lalu membahasakannya. Jika urutannya di tukar, sama aja dengan cerita berikut…
Anda menghidupkan computer dulu, kemudian menghubungkannya ke listrik. Sampai kapan pun computer itu tidak akan hidup. Anda harus menhubungkan ke listrik baru menghidup kanya. Jadi jangan pernah memolak balik urutan..
Contoh lainya, anda pakai celana panjang, baru pakai celana dalam. Bisa anda bayangkan?

Menukar uruan sering di lakukan, dan itulah yang membuat banyak orang tidak menyukai matematika. Akan di bahas dalam tulisan berikutnya

Lalu bagaiman mengajarkan matematika?
“anda bisa mengajarkan matematika, sekalipun anda tidak bisa matematika”
Unik bukan? Ya, itulah matematika.
Saya mau sedikit bercerita, guru matematika terbesar saya, hanyalah tamat SD, itu ayah saya. Apa yang beliau lakukan? Ya, dia membiasakan saya berpikir sejak kecil. Dia tidak pernah tau, rumus yang rumit, atau aplikasi yang besar dari matematika. Beliau hanya tau “berpikir, dan bertindak”. Ayah saya selalu membuat saya tidak dalam nyaman, jam bermain bersama teman hampir tidak ada. Itulah cara beliau membuat saya selalu berpikir, bagaimana cara lari supaya bermain. Beliau juga pelit, itulah cara beliau memaksa saya berpikir maksimalkan uang yang sedikit. Dan ketika saya kuliah, uang bulanan saya sangat terbatas. Kalau saya menyebutkan, sya yakin anda tidak pernah yakin. Tetapi itulah carra beliau memaksa saya berpikir mencari tambahan. Ya, dia tidak bisa matematika. Dia hanya memaksa saya berpikir. Itulah cara mengajaran matematika tanpa mengetahuinya. Anda mau coba?

Sederhananya, jika anda tidak bisa matematika, ajak atau sesekali paksa anda berpikir, dia akan mencari sendiri alat hitungnya.
Jika anda bisa matematika, itu bagus… anda hanya perlu memperhatikan urutanya, berpikir, berhitung, dan membahasakannya… jangan sekali sekali melanggar urutannya. Itu berbahaya 

Bersambung.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s