Anda bisa hidup tanpa matematika, tetapi akan lebih hidup dengan matematika!

Posted: Agustus 21, 2011 in Uncategorized

Pengantar
Saya tidak sedang kampanye, sehinga anda akan mengambil jurasan matematika. Jika anda berpikir seperti itu, berhentilah membaca. “jangan sampai anda kecewa”
Saya ingin juga mangatakan, bahwa banyak orang yang kuliah di jurusan matematika karena tidak masuk jurusan yang lain, dan banyak yg jurusannya bukan matematika, tetapi mencintai matematika. Anda tau mencintai kan?
Kalau anda tidak percaya, Tanya saja teman anda yang ambil jurusan matematika “akan banyak yang bilang salah jurusan, dan sangat benci dengan aljabar”, kalaupun tidak banyak, setidaknya ada….
Mengenai orang yang bukan jurusan matematika yang mencintai matematika juga banyak, salah satu yang paling terkenal Pierre de fermat, orang prancis yang satu ini, dulunya ahli di bidang hokum, tetapi pada akhirnya mencintai matematika. Dalam matematika, dia punya karya besar, diantarnya fermat the last theorem. Teorema tersebut sampai sampai melibatkan ratusan matematikawan dunia untuk memecahkan, tidak berhasil memecahkan toerema tersebut justru melahirkan banyak penemuan baru. Teorema tersebut baru di pecahkan setelah ratursan tahun kemudian. Itulah contoh orang yang tidak kuliah di matematika dan mencintai matematika….

Jadi, siapapun anda? Apapun yang anda lakukan sekarang? Anda akan lebih hidup dengan matematika….

“Kenal maka sayang”
Saya percaya bahwa kalimat sederhana tersebut, berlaku juga buat anda…. Jadi sebelum anda mencintai matematika, saya akan memperkenalkan matematika special untuk anda…

PENGERTIAN MATEMATIKA
Matematika itu sesuatu yang berhubungan dengan rumus, ada cacing cacingnya, dan tentunya khusus buat anda yang memiliki IQ tinggi….
Itulah pengertian matematika yang SESAT,
Lalu, apa matematika yang setengah sesat? Berikut saya jelaskan…
Kenapa saya sebut setengah sesat, itu karena “matematika yang benar, anda sendirilah yang harus mendefinisikan buat anda. Oke?
Matematika itu “berpikir”,
Ceritanya gini :
(oia, kenapa saya sebut cerita, itu supaya anda tidak bisa membantah, karena cerita itu selalu benar, dan terserah saya membuat endingnya seperti apa)
Percayalah, setiap kali anda pergi kemana pun, pertimbangan anda selalu “mana yang paling cepat? Paling dekat? Paling murah? paling aman?. Sulit rasanya anda akan bilang, saya dari Jakarta mau kebandung, tetapi lewat medan dulu ah… atau saya mau sekolah, karena saya kaya, saya akan cari biaya paling mahal. Atau saya mau cari transportasi yang paling memungkinkan untuk mati.
Seperiti itulah matematika, anda harus banyak berpikir…

Matematika itu “alat hitung”
Sedikit berhubungan dengan matematika itu berpikir, pertanyaan mana yang paling menguntungkan, paling murah, dan sebagainya membuat anda harus menghitung. Dan percayalah semua bisa di hitung, meskipun setelah di hitung haslinya takterhingga, atau tak terdefinisi… aneh ya.. wkwkwk

Matematika itu “bahasa”
Saya sering bercerita begini : anda tau kampungkan? Coba Tanya, kira kira mereka bisa bahasa inggris nga? Jawabannya belum tentu.. tetapi coba Tanya, 1 +1 sya yakin kalau kakinya masih menginjak tanah, mereka pasti bisa jwab… itu menjelaskan bawha matematika lebih universal dari bahasa internasional sekalipun… dan kemanapun anda pergi matematika selalu berlaku universal.
Kecuali matematika yang sesat sebagai berikut…
Missal ada pisang yang harus di bagi dua oleh kaka –adik, lalu kakanya membuka kulitnya , lalu member kulitnya kepada adik, dan memakan isi pisanyanya seraya berkata, membagi dua kan nga harus sama, jadi saya isinya, kamu kulitnya… itulah sesat…

Matematika itu berpikir, alat hitung, bahasa akan di jelaskan dalam berbagai contoh kemudian….

Bagaimana sekarang, apakah anda sudah kenal dengan matematika yang hampir sesat?

Jadi, apakah anda mulai menyukai matematika?

Kalau dosen ku bilang, menentukan pasangan hidup juga pakai matematika, mana orang yang mempunya potensi untuk kaya? Tanpan? Dll,

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s