April 29, 2009...4:20 am

PENCEMARAN DANAU TOBA

Lompat ke Komentar

Pendahuluan

Pencemaran Danau Toba berada dalam tahap kritis. Jika tidak ditangani secara serius pencemaran ini akan menimbulkan gangguan pada kesehatan masyarakat setempat. Gangguan tersebut dapat saja mengakibatkan lemah otak . salah satu indikator tercemarnya danau toba adalah meningkatnya kadar Nitrogen.  Nitrogen tersebut bersumber dari protein yang terkadung dalam pelet dan sisa makanan dari restoran yang di buang ke Danau Toba. Nitrogen tersebut terpecah menjadi amoniak dan di ikutiti perubahan menjadi Kalium. Zat ini akan sangat membahayakan jiwa manusia jika dikonsumsi. Selain itu, tinja yang dibuang ke danau toba juga mengandung jat yang membahayakan bagi tubuh manusia. Gejala pencemaran tersebut sudah terlihat jelas seperti pada November 2004. Puluhan juta ikan Mas mati secara serentak yang di akibatkan oleh virus koi herpes. Awal 2008 juga meresahkan warga setelah menemukan banyak jamur pada kulit ikan. Yang lebih menkawatirkan lagi adalah ikan yang hidup bebas juga terjangkit virus.

Peran Matematika megurangi Pencemaran Danau Toba

Asumsi

  • Volume air danau tetap.
  • Laju air danau tetap.
  • Air danau tercampur merata.
  • Ukuran keramba yang digunakan sama.
  • Jumlah ikan per keramba sama.
  • Pakan ikan yang digunakan sama.

Data yang terkait

  • Ukuran keramba 5m x 6m
  • Jumlah keramba 6.312 unit
  • Jumlah ikan/keramba  4000 ekor
  • Jumlah pakan ikan/per keramba/hari 24 kg
  • Masa panen ikan tiap 5 bulan sekali
  • Sisa pakan ikan 30% dari jumlah pakan yang diberikan
  • Kadar nitrogen yang terkandung dalam sisa pakan sebanyak 69%

Perhitungan

—  Jumlah pakan per masa panen = jumlah keramba * jumlah pakan per keramba  per hari* 30 hari * 5 = 22.723.200 kg

—  Sisa pakan per masa panen = 30% * jumlah pakan per masa panen = 6.816.960 kg

—  Jumlah nitrogen yang dihasilkan per masa panen = 69% * sisa pakan per masa panen = 4.703.702,4 kg

—  Jumlah ikan = jumlah keramba * jumlah ikan/keramba= 25.248.000 ekor

Jumlah nitrogen yang sangat basar akan membahayakan keseimbangan di sekitar danau toba. Seperti di jelaskan sebelumnya nitrogen tesebut akan terpecah menjadi amonik dan di ikuti perubahan menjadi kalium. Dengan tingginya kadar nitrogen tersebut akan mengakibatkan peluang terkonsumsinya kalium akan semakin besar. Jika tidak di atas, tidak mengherankan suatu saat nanti penduduk setempat mengalami ganguan kesehatan dan lemah otak. Lalu, bagaimana mengontrol nitrogen tersebut akan menjadi sangat penting untuk menyelamatkan penduduk setempat. Pencemaran danau toba tidak saja mengganggu kesehatan masyarakat, namun akan berdampak pada kualitas ikan yang di panen.

Selain berbicara kadar nitrogen masih banyak kerugian yang di akibatkan pencemaran tersebur. Jumlah ikan yang dipanen yang begitu besar akan di konsumsi masyarakat di luar samosir. Jika ikan yang di panen dari samosir terbukti tidak sehat akan menyebapkan kerugian besar diantaranya, samosir akan terisolasi. Jika ini samapai terjadi, pariwisata samosir yang begitu indah akan musnah, perekonomian masyarakat akan hancur.

Tidak ada lagi pilihan kecuali mengurangi pencemaran samosir.

Pemodelan sebagai salah satu solusi pencemaran danau toba.

Dalam pemodelan ini, ingin diketahui laju pertambahan nitrogen ke dalam danau toba. Data tersebut dapat di gunakan untuk mengetahui jumlah nitrogen di dalam danau setiap waktu t. Laju tersebut yaitu jumlah nitrogen yang masuk di kurang denga jumlah nitrogen yang keluar. Jumlah nitrogen yang masuk tersebut yaitu jumlah nitrogen yang di sebapkan manusia seperti, sisa makanan ikan, zat lainnya. Sehingga, dengan mengotrol jumlah sisa makanan ikan atau zat lain akan mengotrol jumlah nitrogen dalam danau toba. Dengan model tersebut akan memperlambat laju pertambahan nitrogen dalam danau toba.

“asumsi, data terkait, perhitungan”, saya kutip dari penelitian teman saya  (Swarna Jayanti S, Fery Santosa, Friskalia Juliana S, Yuni Paramita H.,Nani Natalia S.)

& Komentar

  • risman simanjorang

    bagus broh
    bisa kasi pendapat ga?
    laju air danau toba tetap, volume tetap …nah ketika hujan turun dan air danau toba yang sudah tercemar tersebut dipake ke PLTA sigura-gura, nah disini pasti ada proses netralisasi
    disini kita tinjau bahwa ada volume hujan dalam kurun waktu t hari harus sama dengan volume air yang dipake plta sigura-gura dan keperluah mahluk hidup lainnya dalam waktu kurun t hari
    nah disini harus buat persamaan kesetimbangannya antara air yang keluar denganair yang masuk dengn tinjauan air yang masuk adalah air murni

    • terima kasih banyak kalo mau berpendapat…
      mungkin lae lebih tau… (alias saya kurang tau bos)
      tp menurut saya.. pergantian air dana toba kan cenderung kecil di bandung keseluruhan.. sementara pencemaran terus menerus… artinya proses netralisasi itu terlalu kecil.. jadi pencemaran masih tinggi


Tinggalkan Balasan